Sulit bagi kita untuk mendefinisikan makna sesungguh nya dari Suiseki (baca; suu-i-sek-i) bak puisi dan kecantikan begitulah tingginya nilai seni dari batu “suiseki” ini. Berdasarkan Budaya dan beberapa pendapat, suiseki disebut sebagai batu pemandangan, batu indah/ arstistik, batu biarawan, gongshi atau suseok. Suiseki mewakili lebih dari sebuah seni, dia mewakili akan sebuah proses, perasaan dan keterkaitan antara objek dan orang yang memandang.
Beberapa definisi dunia tentang suiseki..:
- Suiseki adalah batu yang berbentuk seperti gunung, danau, air terjun dan pemandangan alam lain nya atau secara estetika menarik dari segi bentuk dan tekstur, yang mewakili alam dalam gengaman tangan anda.
- Suiseki adalah batu yang terbentuk secara alami yang disukai karena keindahannya dan kekuatannya dalam menampilkan pemandangan alam atau sebuah objek yang berhubungan dengan alam. Bentuk yang paling populer dari suiseki adalah bentuk gunung, air terjun, pulau, gubuk jerami atau binatang.
- Suiseki di temukan di alam liar, di gunung, atau di arus aliran sungai untuk kemudian di tampilkan dengan kondisi alaminya, batu ini merupakan objek yang sangat indah dan alat yang canggih bagi refleksi jiwa yang menggiring siapa saja yang melihat nya untuk memberikan apresiasi terhadap kekuatan alam.
- Dalam ungkapan sederhana, suiseki adalah pemahaman dan penghargaan alam melalui sebuah batu.
- Suiseki adalah sebuah studi dan kenikmatan dari sebuah batu yang terbentuk secara alami sebagai objek keindahan. Seni suiseki dimulai sejak pencarian, persiapan dan penghargaan kepada batu ini. Batu Suiseki ini di temukan di aliran sungai, di gunung-gunung, padang pasir yang bertiup angin, sepanjang pantai, dimana saja yang ia tersimpan dan dibentuk oleh alam.
- Sebuah suiseki memiliki kemampuan untuk menampilkan keseluruhan bumi dan dunia dihadapan mata manusia.
- Terbentuknya alam pegunungan ke dalam sebuah suiseki yang seimbang merupakan kepuasan secara visual, mendatangkan inspirasi dan menenangkan jiwa. Merupakan impian bagi setiap kolektor agar suatu hari mendapatkan sebuah batu suiseki yang menawan, meciptakan sebuah miniatur pemandangan yang sempurna. Kesempurnaan itu akan selalu diharapkan pada batu selanjutnya dan harapan itu pun akan selalu terus berjalan.
sumber dari : http://www.suiseki.com